Kucing Muntah Kuning
Beberapa hari yang lalu, kucing saya yang bernama adek tiba - tiba muntah makanan dan itu terjadi 2x dalam sehari. Kemudian saya berinisiatif untuk memberikan makanan basah seperti wishkas berharap adek akan terangsang dengan baunya dan akhirnya mau makan, karena kucing yang muntah bukan hal sepele seperti yang kita pikirkan. Namun adek tidak mau memakannya hanya mengendus dan membau makanan tersebut, saya mulai khawatir , lalu saya membaca beberapa artikel yang dishare di google, mengatakan bahwa coba di diamkan selama beberapa jam untuk tidak makan dengan harapan kucing tersebut akan lapar dan meminta makanan.
Tidak lama setelah itu, adek langsung muntah lagi berwarna kuning dan berbusa. Hal ini mengingatkan saya tentang kucing saya yang telah bertahun - tahun lamanya meninggal akibat penyakit ini, tanpa pikir panjang saya membawa adek menuju dokter hewan. Dokter mengatakan muntah ini terjadi kemungkinan besar adalah virus, tapi semoga saja tidak dan virus ini hanya bergantung pada imun si adek saja. Kemudian dokter memberikan beberapa suntikan diantaranya vitamin, antibiotik dan juga cairan infus sebagai pengganti makanan yang telah adek keluarkan. Pada intinya adalah jangan biarkan kucing tidak memiliki asupan sama sekali, kemudian dokter memberikan beberapa resep yakni mylanta agar asam lambung tidak naik karena tidak adanya makanan yang diolah oleh perut.
Selain mylanta, dokter juga memberikan resep untuk vitamin menggunakan byolicin dan juga oralit sebagai pengganti cairan tubuh. Tidak hanya itu saja dokter juga menyarankan untuk memberikan madu + air hangat agar daya tahan tubuhnya meningkat, sesampai dirumah saya membiarkan adek kurang lebih selama 2 jam agar vitamin dan obat yang diberikan dapat bekerja dengan baik, disela - sela menunggu 2 jam tersebut saya beri adek air madu hangat tersebut dengan menggunakan pipet dan juga membuat sendiri oralit dengan takaran 2 sendok gula dan 1 sendok garam. Saya berikan madu + air hangat itu secara teratur kurang lebih selama 15 menit sekali agar ada yang diolah oleh tubuh adek tersebut. Apalagi rasa madu yang manis akan juga memberikan tenaga bagi adek.
Hari demi hari adek masih terlihat lemas, namun saya tetap telaten dalam memberikan madu dan oralit tersebut tidak lupa saya selalu memberikan snack Vitacraft karena bentuknya yang cair mudah untuk diberikan kepada adek. Kemudian saya melihat ada kemajuan adek sudah mau minum sendiri, 2 hari setelah dari dokter hewan saya disarankan untuk kontrol kembali melihat kemajuan adek dan alhamdulillah dokter mencoba memberikan makanan berupa biskuit dan adek sudah mau memakannya walaupun hanya sedikit. Sesampai dirumah saya pun selalu memantau adek ketika lapar saya akan segera memberinya makanan, karena kondisinya masih sesuai moodnya untuk makan. Setiap harinya adek selalu ada perkembangan dan pada akhirnya dia sudah sembuh sekarang.
Tak lama kemudian kucing saya grey sepertinya bermasalah juga karena kondisi cuaca sekarang yang juga tidak mendukung, tiba - tiba tidak mau makan dan berliur sangat banyak. Saya panik karena sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini. Membaca beberapa artikel di internet air liur berlebih bisa jadi karena adanya sariawan, masalah gusi dan gigi, asam lambung bahkan gagal ginjal. Melihat kejadian ini saya langsung konsultasi ke dokter hewan untuk penanganan pertama saya di berikan saran untuk memberikan larutan cap kaki tiga. Kemudian saya memberikan kepada grey namun sepertinya tidak ada yang bisa masuk kedalam tubuhnya , malah air liurnya semakin parah. Saya tidak dapat membawa ke dokter hewan dikarenakan hujan yang sangat deras dan juga tidak adanya kendaraan, saya tidak kepikiran untuk menggunakan grab karena sangat panik. Hanya dalam hitungan jam tubuh grey semakin lemas, tidak lama kemudian dia memuntahkan cairan kuning + air liur kuning yang baunya tidak sedap, setelah saya tanya - tanya pada dokter hewan kucing saya sudah terkena virus hingga ke hati dan tidak lama kemudian grey menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Disatu sisi saya dapat menyelamatkan adek namun disisi lain saya kehilangan grey, jangan anggap sepele bila kucing tidak mau makan, pasti ada suatu hal entah telinganya ataupun mulutnya. Belajar dari kegagalan ini saya mencoba mengikuti saran orang - orang untuk membeli nutri-gel plus untuk kucing saya, sekarang kucing saya ada yang sedang sakit lagi dan dia juga mengeluarkan air liur semoga vitamin ini bisa membantu kucing saya, kalau ada saran untuk kucing saya yang sedang sakit mohon bantuannya , terimakasih.
Tidak lama setelah itu, adek langsung muntah lagi berwarna kuning dan berbusa. Hal ini mengingatkan saya tentang kucing saya yang telah bertahun - tahun lamanya meninggal akibat penyakit ini, tanpa pikir panjang saya membawa adek menuju dokter hewan. Dokter mengatakan muntah ini terjadi kemungkinan besar adalah virus, tapi semoga saja tidak dan virus ini hanya bergantung pada imun si adek saja. Kemudian dokter memberikan beberapa suntikan diantaranya vitamin, antibiotik dan juga cairan infus sebagai pengganti makanan yang telah adek keluarkan. Pada intinya adalah jangan biarkan kucing tidak memiliki asupan sama sekali, kemudian dokter memberikan beberapa resep yakni mylanta agar asam lambung tidak naik karena tidak adanya makanan yang diolah oleh perut.
Selain mylanta, dokter juga memberikan resep untuk vitamin menggunakan byolicin dan juga oralit sebagai pengganti cairan tubuh. Tidak hanya itu saja dokter juga menyarankan untuk memberikan madu + air hangat agar daya tahan tubuhnya meningkat, sesampai dirumah saya membiarkan adek kurang lebih selama 2 jam agar vitamin dan obat yang diberikan dapat bekerja dengan baik, disela - sela menunggu 2 jam tersebut saya beri adek air madu hangat tersebut dengan menggunakan pipet dan juga membuat sendiri oralit dengan takaran 2 sendok gula dan 1 sendok garam. Saya berikan madu + air hangat itu secara teratur kurang lebih selama 15 menit sekali agar ada yang diolah oleh tubuh adek tersebut. Apalagi rasa madu yang manis akan juga memberikan tenaga bagi adek.
Hari demi hari adek masih terlihat lemas, namun saya tetap telaten dalam memberikan madu dan oralit tersebut tidak lupa saya selalu memberikan snack Vitacraft karena bentuknya yang cair mudah untuk diberikan kepada adek. Kemudian saya melihat ada kemajuan adek sudah mau minum sendiri, 2 hari setelah dari dokter hewan saya disarankan untuk kontrol kembali melihat kemajuan adek dan alhamdulillah dokter mencoba memberikan makanan berupa biskuit dan adek sudah mau memakannya walaupun hanya sedikit. Sesampai dirumah saya pun selalu memantau adek ketika lapar saya akan segera memberinya makanan, karena kondisinya masih sesuai moodnya untuk makan. Setiap harinya adek selalu ada perkembangan dan pada akhirnya dia sudah sembuh sekarang.
Tak lama kemudian kucing saya grey sepertinya bermasalah juga karena kondisi cuaca sekarang yang juga tidak mendukung, tiba - tiba tidak mau makan dan berliur sangat banyak. Saya panik karena sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini. Membaca beberapa artikel di internet air liur berlebih bisa jadi karena adanya sariawan, masalah gusi dan gigi, asam lambung bahkan gagal ginjal. Melihat kejadian ini saya langsung konsultasi ke dokter hewan untuk penanganan pertama saya di berikan saran untuk memberikan larutan cap kaki tiga. Kemudian saya memberikan kepada grey namun sepertinya tidak ada yang bisa masuk kedalam tubuhnya , malah air liurnya semakin parah. Saya tidak dapat membawa ke dokter hewan dikarenakan hujan yang sangat deras dan juga tidak adanya kendaraan, saya tidak kepikiran untuk menggunakan grab karena sangat panik. Hanya dalam hitungan jam tubuh grey semakin lemas, tidak lama kemudian dia memuntahkan cairan kuning + air liur kuning yang baunya tidak sedap, setelah saya tanya - tanya pada dokter hewan kucing saya sudah terkena virus hingga ke hati dan tidak lama kemudian grey menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Disatu sisi saya dapat menyelamatkan adek namun disisi lain saya kehilangan grey, jangan anggap sepele bila kucing tidak mau makan, pasti ada suatu hal entah telinganya ataupun mulutnya. Belajar dari kegagalan ini saya mencoba mengikuti saran orang - orang untuk membeli nutri-gel plus untuk kucing saya, sekarang kucing saya ada yang sedang sakit lagi dan dia juga mengeluarkan air liur semoga vitamin ini bisa membantu kucing saya, kalau ada saran untuk kucing saya yang sedang sakit mohon bantuannya , terimakasih.
Comments
Post a Comment